{"id":14,"date":"2012-12-05T22:50:00","date_gmt":"2012-12-05T22:50:00","guid":{"rendered":"http:\/\/rohmadi.info\/web\/?p=14"},"modified":"2013-06-06T10:58:33","modified_gmt":"2013-06-06T03:58:33","slug":"kode-etik-guru-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/","title":{"rendered":"Kode Etik Guru Indonesia","gt_translate_keys":[{"key":"rendered","format":"text"}]},"content":{"rendered":"<div dir=\"ltr\">\n<div><a href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-Sm5h6DIe5K4\/UL9Qjvhw2kI\/AAAAAAAAAvk\/pXdZ5G90gro\/s1600\/kode-etik-guru-indonesia.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft\" style=\"border: 0px;\" alt=\"\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-Sm5h6DIe5K4\/UL9Qjvhw2kI\/AAAAAAAAAvk\/pXdZ5G90gro\/s200\/kode-etik-guru-indonesia.jpg\" width=\"150\" height=\"200\" border=\"0\" \/><\/a><\/div>\n<div>Guru telah ditetapkan sebagai profesi pada akhir tahun 2004 oleh Presiden Republik Indonesia. Kemudian Undang-undang Guru dan Dosen, disahkan pada akhir tahun 2005. Momen tersebut merupakan revolusi terbesar dalam pengelolaan guru.<\/div>\n<div>Kemudian pada tahun 2008, PGRI menyelenggarakan kongres dan telah menyusun serta menetapkan kode etik guru yang lebih lengkap dan rinci sebagai perbaikan atas kode etik yang telah dimiliki PGRI sejak tahun 1973. Kode etik tersebut berisi norma dan etika yang mengikat perilaku guru dalam pelaksanaan tugas keprofesionalan.<\/div>\n<div>Untuk menegakkan kode etik guru sesuai UU Guru dan Dosen Pasal 44, PGRI telah membentuk Dewan Kehormatan Guru Indonesia sampai tingkat kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.<\/div>\n<div>Diharapkan, jika kode etik guru dapat dilaksanakan dan ditegakkan dengan baik, kompetensi guru, khususnya kompetensi kepribadian dan sosial akan dapat ditingkatkan, sehingga profesionalitas guru juga semakin baik.<\/div>\n<div>\n<p>Berikut adalah Kode Etik Guru Indonesia yang akan diberlakukan mulai Januari 2013 :<br \/>\n<!--more--><\/p>\n<div><span>(atau \u00a0Anda dapat mengunduhnya\u00a0<\/span><a href=\"https:\/\/docs.google.com\/open?id=0Bz9dqrp-cjvNTmdmUjhxUWZqVnc\" target=\"_blank\">disini<\/a>)<\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><span lang=\"ES\">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><span>\u00a0<\/span><b><span lang=\"SV\">KODE ETIK GURU INDONESIA<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: center;\">\n<div><span>\u00a0<\/span><b><span lang=\"SV\">PEMBUKAAN<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><\/div>\n<div><span lang=\"SV\">Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa guru Indonesia menyadari bahwa jabatan guru adalah suatu profesi\u00a0yang terhormat dan mulia. Guru mengabdikan diri dan berbakti untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia serta menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil, makmur, dan beradab.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<div><span lang=\"SV\">Guru Indonesia\u00a0selalu tampil\u00a0secara\u00a0profesional\u00a0dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru Indonesia\u00a0memiliki kehandalan yang tinggi\u00a0sebagai sumber daya utama untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><span lang=\"SV\">Guru Indonesia adalah insan yang layak ditiru dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, khususnya oleh peserta didik, yang dalam melaksankan tugas berpegang teguh pada prinsip \u201c<i>ing ngarso sung tulodho, ing madya mangun karso, tut wuri handayani\u201d.\u00a0<\/i>Dalam usaha mewujudkan prinsip-prinsip tersebut guru Indonesia ketika menjalankan tugas-tugas profesionalnya dituntut memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional\u00a0sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><span lang=\"SV\">Guru Indonesia bertanggung jawab mengantarkan siswanya untuk mencapai kedewasaan sebagai calon pemimpin bangsa pada semua bidang kehidupan. Untuk itu, pihak-pihak yang berkepentingan selayaknya tidak mengabaikan peranan guru dan profesinya, agar bangsa dan negara dapat tumbuh sejajar dengan dengan bangsa lain di negara maju, baik pada masa sekarang maupun masa yang akan datang. Kondisi seperti itu bisa mengisyaratkan bahwa guru dan profesinya merupakan komponen kehidupan yang dibutuhkan oleh bangsa dan negara ini sepanjang zaman. Hanya dengan pelaksanaan tugas guru secara profesional hal itu dapat diwujudkan eksitensi bangsa dan negara yang bermakna, terhormat dan dihormati dalam pergaulan antar bangsa-bangsa di dunia ini.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><span lang=\"SV\">Peranan guru semakin penting dalam era global. Hanya melalui bimbingan guru yang profesional, setiap siswa dapat menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, kompetitif dan produktif sebagai aset nasional dalam menghadapi persaingan yang makin ketat dan berat sekarang dan dimasa datang.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><\/div>\n<div><span lang=\"SV\">Dalam melaksanakan tugas profesinya guru Indonesia menyadari sepenuhnya bahwa perlu ditetapkan Kode Etik Guru Indonesia sebagai pedoman bersikap dan berperilaku yang mengejewantah dalam bentuk nilai-nilai moral dan etika dalam jabatan guru sebagai pendidik putera-puteri bangsa.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><b><span lang=\"SV\">BAGIAN SATU<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: center;\"><b>Pengertian, Tujuan, dan Fungsi<\/b><\/div>\n<p style=\"text-align: center;\"><b><span lang=\"FI\">Pasal 1<\/span><\/b><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(1)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"FI\">Kode Etik Guru Indonesia adalah norma dan asas yang disepakati dan diterima oleh guru-guru Indonesia sebagai pedoman sikap dan perilaku dalam melaksanakan tugas profesi sebagai pendidik, anggota masyarakat, dan warga negara.<\/span><\/div>\n<div>(2)\u00a0\u00a0 <span lang=\"FI\">Pedoman sikap dan perilaku sebagaimana yang dimaksud pasa ayat (1) pasal ini adalah nilai-nilai moral yang membedakan perilaku guru yang baik dan buruk, yang boleh dan tidak boleh dilaksanakan selama menunaikan tugas-tugas profesionalnya untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik, serta pergaulan sehari-hari di dalam dan di luar sekolah.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><b><span>Pasal 2<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div>\n<p><!--[if !supportLists]--><span lang=\"FI\">(1)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span>Kode Etik Guru Indonesia merupakan pedoman sikap dan perilaku bertujuan menempatkan guru sebagai <\/span><span lang=\"FI\"><span lang=\"FI\">profesi terhormat, mulia, dan bermartabat yang dilindungi undang-undang.<\/span><\/span>(2)\u00a0\u00a0 <span lang=\"FI\">Kode Etik Guru Indonesia berfungsi sebagai seperangkat prinsip dan norma moral yang melandasi pelaksanaan<\/span> tugas dan layanan profesional guru dalam hubungannya dengan peserta didik, orangtua\/wali siswa, sekolah dan rekan seprofesi, organisasi profesi, dan pemerintah sesuai dengan nilai-nilai agama, pendidikan, sosial, etika, dan kemanusiaan.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div>\n<p style=\"text-align: center;\"><b><span lang=\"PT-BR\">BAGIAN DUA<\/span><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><b><\/b><b><span lang=\"PT-BR\">Sumpah\/Janji Guru Indonesia<\/span><\/b><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: center;\">\n<div><b><span lang=\"PT-BR\">Pasal 3<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(1)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span><span>Setiap guru mengucapkan sumpah\/janji guru Indonesia sebagai wujud pemahaman, penerimaan, penghormatan, dan kesediaan untuk mematuhi nilai-nilai moral yang termuat di dalam Kode Etik Guru Indonesia\u00a0\u00a0sebagai pedoman bersikap dan berperilaku, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.<\/span><\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(2)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span><span>Sumpah\/janji guru Indonesia diucapkan di hadapan pengurus organisasi profesi guru dan pejabat yang berwenang di wilayah kerja masing-masing.<\/span><\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(3)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span>Setiap pengambilan<\/span><span lang=\"PT-BR\"> sumpah\/janji guru Indonesia dihadiri oleh penyelenggara satuan pendidikan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><b><span>Pasal 4<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(1)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span><span>Naskah sumpah\/janji guru Indonesia dilampirkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Kode Etik Guru Indonesia.<\/span><\/span><\/div>\n<div>(2)\u00a0\u00a0 Pengambilan sumpah\/janji guru Indonesia dapat dilaksanakan secara perorangan atau kelompok sebelum melaksanakan tugas.<\/div>\n<div>\n<p style=\"text-align: center;\"><b><span lang=\"FI\">BAGIAN TIGA<\/span><\/b><\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: center;\">\n<div><b><span lang=\"FI\">Nilai-nilai Dasar dan Nilai-nilai Operasional<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: center;\">\n<div><b><span>Pasal 5<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: center;\"><\/div>\n<div>\n<div><span><span>Kode Etik Guru Indonesia bersumber dari:<\/span><\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(1)<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"ES\">Nilai-nilai agama\u00a0\u00a0dan Pancasila.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(2)<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"FI\">Nilai-nilai kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional.\u00a0\u00a0<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(3)<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"FI\">Nilai-nilai jatidiri, harkat, dan martabat manusia yang meliputi perkembangan kesehatan jasmaniah. emosional, intelektual, sosial, dan spiritual,\u00a0<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><b><span lang=\"ES\">Pasal 6<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(1)<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Hubungan Guru dengan Peserta Didik:<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>a.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru berprilaku secara profesional dalam melaksanakan tugas mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>b.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru membimbing peserta didik untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan hak-hak dan kewajibannya sebagai individu, warga sekolah, dan anggota masyarakat.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>c.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru mengakui bahwa setiap peserta didik memiliki karakteristik secara individual\u00a0\u00a0dan masing-masingnya berhak atas layanan pembelajaran.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>d.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru menghimpun informasi tentang peserta didik dan menggunakannya untuk kepentingan proses kependidikan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>e.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru secara perseorangan atau bersama-sama secara terus-menerus berusaha menciptakan, memelihara, dan mengembangkan suasana sekolah yang menyenangkan sebagai lingkungan belajar yang efektif dan efisien bagi peserta didik.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>f.<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru menjalin hubungan dengan peserta didik yang dilandasi rasa kasih sayang dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan fisik yang di luar batas kaidah pendidikan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>g.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru berusaha secara manusiawi untuk mencegah setiap gangguan yang dapat mempengaruhi perkembangan negatif bagi peserta didik.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>h.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru secara langsung mencurahkan usaha-usaha profesionalnya untuk membantu peserta didik dalam mengembangkan keseluruhan kepribadiannya, termasuk kemampuannya untuk berkarya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>i.<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru menjunjung tinggi harga diri,\u00a0\u00a0integritas, dan tidak sekali-kali merendahkan martabat peserta didiknya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>j.<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru bertindak dan memandang semua tindakan peserta didiknya secara adil.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>k.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru berperilaku taat asas kepada hukum dan menjunjung tinggi kebutuhan dan hak-hak peserta didiknya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>l.<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru terpanggil hati nurani dan moralnya untuk secara tekun dan penuh perhatian bagi pertumbuhan dan perkembangan peserta didiknya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>m.<span>\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru membuat usaha-usaha yang rasional untuk melindungi peserta didiknya dari kondisi-kondisi yang menghambat proses belajar, menimbulkan gangguan kesehatan, dan keamanan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>n.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak membuka rahasia pribadi peserta didiknya untuk alasan-alasan yang tidak ada kaitannya dengan kepentingan pendidikan, hukum, kesehatan, dan kemanusiaan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>o.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak menggunakan hubungan dan tindakan profesionalnya kepada peserta didik dengan cara-cara yang melanggar norma sosial, kebudayaan, moral, dan agama.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>p.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak menggunakan hubungan dan tindakan profesional dengan peserta didiknya untuk memperoleh keuntungan-keuntungan pribadi.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>(2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <span lang=\"SV\">Hubungan Guru dengan Orangtua\/Wali Murid :<\/span><\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>a.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru berusaha membina hubungan kerjasama yang efektif dan efisien dengan orangtua\/wali siswa dalam melaksanakan proses pendidikan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>b.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru memberikan informasi kepada orangtua\/wali secara jujur dan objektif mengenai perkembangan peserta didik.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>c.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru merahasiakan informasi setiap peserta didik kepada orang lain yang bukan orangtua\/walinya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>d.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru memotivasi orangtua\/wali siswa untuk beradaptasi dan berpartisipasi dalam memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>e.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru bekomunikasi secara baik dengan orangtua\/wali siswa mengenai kondisi dan kemajuan peserta didik dan proses kependidikan pada umumnya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>f.<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru menjunjung tinggi hak orangtua\/wali siswa untuk berkonsultasi denganya berkaitan dengan kesejahteraan, kemajuan, dan cita-cita\u00a0\u00a0anak atau anak-anak akan pendidikan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>g.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak melakukan hubungan dan tindakan profesional dengan orangtua\/wali siswa untuk memperoleh keuntungan-keuntungan pribadi.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div><span lang=\"SV\">(3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><span lang=\"SV\"><span lang=\"SV\">Hubungan Guru dengan Masyarakat :<\/span><\/span><\/div>\n<div>\n<p>a.\u00a0\u00a0 <span lang=\"SV\">Guru menjalin\u00a0\u00a0komunikasi dan kerjasama yang harmonis, efektif, dan efisien dengan masyarakat untuk memajukan dan mengembangkan pendidikan.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>b.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru mengakomodasikan aspirasi masyarakat dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>c.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru peka terhadap perubahan-perubahan yang terjadi dalam masyarakat.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>d.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru bekerjasama secara arif dengan masyarakat untuk meningkatkan prestise dan martabat profesinya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>e.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru melakukan semua usaha untuk secara bersama-sama dengan masyarakat berperan aktif dalam pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan peserta didiknya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>f.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru mememberikan pandangan profesional, menjunjung tinggi nilai-nilai agama, hukum, moral, dan kemanusiaan dalam berhubungan dengan masyarakat.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>g.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak membocorkan rahasia sejawat dan peserta didiknya kepada masyarakat.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>h.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak menampilkan diri secara ekslusif dalam kehidupan bermasyarakat.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>(4)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Hubungan Guru dengan Sekolah dan Rekan Sejawat:<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>a.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru memelihara dan meningkatkan kinerja, prestasi, dan reputasi sekolah.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>b.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru memotivasi diri dan rekan sejawat secara aktif dan kreatif dalam melaksanakan proses pendidikan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>c.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru menciptakan suasana sekolah yang kondusif.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>d.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru menciptakan suasana kekeluargaan di didalam dan luar sekolah.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>e.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru menghormati rekan sejawat.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>f.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru saling membimbing antarsesama rekan sejawat.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>g.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru menjunjung tinggi martabat profesionalisme dan hubungan kesejawatan dengan standar dan kearifan profesional.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>h.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru\u00a0\u00a0dengan berbagai cara harus membantu rekan-rekan juniornya untuk tumbuh secara profesional dan memilih jenis pelatihan yang relevan dengan tuntutan profesionalitasnya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>i.<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru menerima otoritas kolega seniornya untuk mengekspresikan pendapat-pendapat profesional berkaitan dengan tugas-tugas pendidikan dan pembelajaran.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>j.<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru membasiskan-diri pada nilai-nilai agama, moral, dan kemanusiaan dalam setiap tindakan profesional dengan sejawat.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>k.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru memiliki beban moral untuk bersama-sama dengan sejawat meningkatkan keefektifan pribadi sebagai guru dalam menjalankan tugas-tugas profesional pendidikan dan pembelajaran.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>l.<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru mengoreksi tindakan-tindakan sejawat yang menyimpang dari kaidah-kaidah agama, moral, kemanusiaan, dan martabat profesionalnya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>m.<span>\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak mengeluarkan pernyataan-keliru berkaitan dengan kualifikasi dan kompetensi\u00a0\u00a0sejawat atau calon sejawat.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>n.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak melakukan\u00a0\u00a0tindakan dan mengeluarkan pendapat yang akan merendahkan marabat pribadi dan profesional sejawatnya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>o.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak mengoreksi tindakan-tindakan profesional sejawatnya atas dasar pendapat siswa atau masyarakat yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>p.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak membuka rahasia pribadi sejawat kecuali untuk pertimbangan-pertimbangan yang dapat dilegalkan secara hukum.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>q.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak menciptakan kondisi atau bertindak yang langsung atau tidak langsung akan memunculkan konflik dengan sejawat.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>(5)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <span lang=\"SV\">Hubungan Guru dengan Profesi :<\/span><\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>a.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru menjunjung tinggi jabatan guru sebagai sebuah profesi.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>b.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru berusaha mengembangkan dan memajukan disiplin ilmu pendidikan dan mata pelajaran yang diajarkan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>c.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru terus menerus meningkatkan kompetensinya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>d.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru menunjung tinggi tindakan dan pertimbangan pribadi dalam menjalankan tugas-tugas profesional dan bertanggungjawab atas konsekuensinya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>e.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru menerima tugas-tugas sebagai suatu bentuk tanggungjawab, inisiatif individual, dan integritas dalam tindakan-tindakan profesional lainnya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>f.<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak melakukan\u00a0\u00a0tindakan dan mengeluarkan pendapat yang akan merendahkan martabat profesionalnya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>g.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak menerima janji, pemberian, dan pujian yang dapat mempengaruhi keputusan atau tindakan-tindakan profesionalnya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>h.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak mengeluarkan pendapat dengan maksud menghindari tugas-tugas dan tanggungjawab yang muncul akibat kebijakan baru di bidang pendidikan dan pembelajaran.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(6)<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Hubungan Guru dengan Organisasi Profesinya :<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>a.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru menjadi anggota organisasi profesi guru dan berperan serta secara aktif dalam melaksanakan program-program organisasi bagi kepentingan kependidikan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>b.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru memantapkan dan memajukan organisasi profesi guru yang memberikan manfaat bagi kepentingan kependidikan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>c.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru aktif mengembangkan organisasi profesi guru agar menjadi pusat informasi dan komunikasi pendidikan untuk kepentingan guru dan masyarakat.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>d.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru menunjung tinggi tindakan dan pertimbangan pribadi dalam menjalankan tugas-tugas organisasi profesi dan bertanggungjawab atas konsekuensinya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>e.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru menerima tugas-tugas organisasi profesi sebagai suatu bentuk tanggungjawab, inisiatif individual, dan integritas dalam tindakan-tindakan profesional lainnya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>f.<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak melakukan tindakan dan mengeluarkan pendapat yang dapat merendahkan martabat dan eksistensi organisasi profesinya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>g.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak mengeluarkan pendapat dan bersaksi palsu untuk memperoleh keuntungan pribadi dari organisasi profesinya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>h.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak menyatakan keluar dari keanggotaan sebagai organisasi profesi tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(7)<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Hubungan Guru dengan Pemerintah<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>a.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru memiliki komitmen kuat untuk melaksanakan program pembangunan bidang pendidikan sebagaimana ditetapkan dalam UUD 1945, UU tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang tentang Guru dan Dosen, dan ketentuan perundang-undangan lainnya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>b.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru membantu program pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan yang berbudaya.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>c.<span>\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru berusaha menciptakan, memelihara dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>d.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak menghindari kewajiban yang dibebankan oleh pemerintah atau satuan pendidikan untuk kemajuan pendidikan dan pembelajaran.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>e.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru tidak melakukan tindakan pribadi atau kedinasan yang berakibat pada kerugian negara.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><b><span lang=\"FI\">BAGIAN EMPAT<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: center;\">\n<div><b><span lang=\"FI\">Pelaksanaan, Pelanggaran, dan Sanksi<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><b><span lang=\"FI\">Pasal 7<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(1)<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"FI\">Guru dan organisasi profesi guru bertanggungjawab atas pelaksanaan Kode Etik Guru Indonesia.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(2)<span>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Guru dan organisasi\u00a0\u00a0guru berkewajiban mensosialisasikan Kode Etik Guru Indonesia kepada rekan sejawat, penyelenggara pendidikan, masyarakat, dan pemerintah.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><b><span>Pasal 8<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(1)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span><span>Pelanggaran adalah perilaku menyimpang dan atau tidak melaksanakana Kode Etik Guru Indonesia dan ketentuan perundangan yang berlaku yang berkaitan dengan profesi guru.<\/span><\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(2)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span><span>Guru yang melanggar Kode Etik Guru Indonesia dikenai sanksi sesuai dengan\u00a0ketentuan peraturan yang berlaku.<\/span><\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(3)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"SV\">Jenis pelanggaran meliputi pelanggaran ringan, sedang, dan berat.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><b><span>Pasal 9<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(1)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span><span>Pemberian rekomendasi sanksi terhadap guru yang melakukan pelanggaran terhdap Kode Etik Guru Indonesia menjadi wewenang Dewan\u00a0\u00a0Kehormatan Guru Indonesia.<\/span><\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(2)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span><span>Pemberian sanksi oleh Dewan Kehormatan Guru Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus objektif, tidak diskriminatif, dan tidak bertentangan dengan anggaran dasar organisasi profesi serta peraturan perundang-undangan.<\/span><\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(3)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span><span>Rekomendasi Dewan Kehormatan Guru Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib dilaksanakan oleh organisasi profesi guru.<\/span><\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(4)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span><span>Sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) merupakan upaya pembinaan kepada guru yang melakukan pelanggaran dan untuk menjaga harkat dan martabat profesi guru.<\/span><\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(5)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span><span>Siapapun yang mengetahui telah terjadi pelanggaran Kode Etik Guru Indonesia wajib melapor kepada Dewan Kehormatan Guru Indonesia, organisasi profesi guru, atau pejabat yang berwenang.<\/span><\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(6)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span><span>Setiap pelanggar dapat melakukan pembelaan diri dengan\/atau tanpa bantuan organisasi profesi guru dan\/atau penasihat hukum sesuai dengan jenis pelanggaran yang dilakukan dihadapan Dewan Kehormatan Guru Indonesia.<\/span><\/span><\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><b><span>Bagian Lima<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: center;\">\n<div><b><span>Ketentuan Tambahan<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><b><span>Pasal 10<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><span><span>Tenaga kerja asing yang dipekerjakan sebagai guru pada satuan pendidikan di Indonesia wajib mematuhi Kode Etik Guru Indonesia dan peraturan perundang-undangan.<\/span><\/span><\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><b><span lang=\"ES\">Bagian Enam<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: center;\">\n<div><b><span lang=\"ES\">Penutup<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><b><span lang=\"ES\">Pasal 11<\/span><\/b><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(1)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"ES\">Setiap guru harus secara sungguh-sungguh menghayati, mengamalkan, serta menjunjung tinggi Kode Etik Guru Indonesia.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(2)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"ES\">Guru yang belum menjadi anggota organisasi profesi guru harus memilih organisasi profesi guru yang pembentukannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div>\n<div><!--[if !supportLists]--><span>(3)<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><!--[endif]--><span lang=\"ES\">Dewan Kehormatan Guru Indonesia menetapkan sanksi kepada guru yang telah secara nyata melanggar Kode Etik Guru Indonesia.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: center;\"><span lang=\"ES\">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<div>\n<p>\u00a0atau \u00a0Anda dapat mengunduhnya <a href=\"https:\/\/docs.google.com\/open?id=0Bz9dqrp-cjvNTmdmUjhxUWZqVnc\" target=\"_blank\">disini.<\/a><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n","protected":false,"gt_translate_keys":[{"key":"rendered","format":"html"}]},"excerpt":{"rendered":"<p>Guru telah ditetapkan sebagai profesi pada akhir tahun 2004 oleh Presiden Republik Indonesia. Kemudian Undang-undang Guru dan Dosen, disahkan pada akhir tahun 2005. Momen tersebut merupakan revolusi terbesar dalam pengelolaan guru. Kemudian pada tahun 2008, PGRI menyelenggarakan kongres dan telah menyusun serta menetapkan kode etik guru yang lebih lengkap dan rinci sebagai perbaikan atas kode &hellip; <\/p>\n<p><a class=\"more-link btn\" href=\"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/\">Teruskan membaca<\/a><\/p>\n","protected":false,"gt_translate_keys":[{"key":"rendered","format":"html"}]},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7,5],"tags":[24,25,118,26],"class_list":["post-14","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-pendidikan","category-umum","tag-guru","tag-kode-etik","tag-pendidikan","tag-pgri","item-wrap"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kode Etik Guru Indonesia : .:Pengetahuan adalah Ilmu:.<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\".:Pengetahuan adalah Ilmu:. : Kode Etik Guru Indonesia\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kode Etik Guru Indonesia : .:Pengetahuan adalah Ilmu:.\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\".:Pengetahuan adalah Ilmu:. : Kode Etik Guru Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\".::Pengetahuan adalah Ilmu::.\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2012-12-05T22:50:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2013-06-06T03:58:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-Sm5h6DIe5K4\/UL9Qjvhw2kI\/AAAAAAAAAvk\/pXdZ5G90gro\/s200\/kode-etik-guru-indonesia.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kang Rohma Rohmadi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kang Rohma Rohmadi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/read\\\/kode-etik-guru-indonesia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/read\\\/kode-etik-guru-indonesia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Kang Rohma Rohmadi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/51c9cdf8aa82d5eb7d2fe2aa9a9bfcbd\"},\"headline\":\"Kode Etik Guru Indonesia\",\"datePublished\":\"2012-12-05T22:50:00+00:00\",\"dateModified\":\"2013-06-06T03:58:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/read\\\/kode-etik-guru-indonesia\\\/\"},\"wordCount\":2267,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/51c9cdf8aa82d5eb7d2fe2aa9a9bfcbd\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/read\\\/kode-etik-guru-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\\\/\\\/2.bp.blogspot.com\\\/-Sm5h6DIe5K4\\\/UL9Qjvhw2kI\\\/AAAAAAAAAvk\\\/pXdZ5G90gro\\\/s200\\\/kode-etik-guru-indonesia.jpg\",\"keywords\":[\"Guru\",\"Kode Etik\",\"Pendidikan\",\"PGRI\"],\"articleSection\":[\"Pendidikan\",\"Umum\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/read\\\/kode-etik-guru-indonesia\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/read\\\/kode-etik-guru-indonesia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/read\\\/kode-etik-guru-indonesia\\\/\",\"name\":\"Kode Etik Guru Indonesia : .:Pengetahuan adalah Ilmu:.\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/read\\\/kode-etik-guru-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/read\\\/kode-etik-guru-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\\\/\\\/2.bp.blogspot.com\\\/-Sm5h6DIe5K4\\\/UL9Qjvhw2kI\\\/AAAAAAAAAvk\\\/pXdZ5G90gro\\\/s200\\\/kode-etik-guru-indonesia.jpg\",\"datePublished\":\"2012-12-05T22:50:00+00:00\",\"dateModified\":\"2013-06-06T03:58:33+00:00\",\"description\":\".:Pengetahuan adalah Ilmu:. : Kode Etik Guru Indonesia\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/read\\\/kode-etik-guru-indonesia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/read\\\/kode-etik-guru-indonesia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/read\\\/kode-etik-guru-indonesia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"http:\\\/\\\/2.bp.blogspot.com\\\/-Sm5h6DIe5K4\\\/UL9Qjvhw2kI\\\/AAAAAAAAAvk\\\/pXdZ5G90gro\\\/s200\\\/kode-etik-guru-indonesia.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\\\/\\\/2.bp.blogspot.com\\\/-Sm5h6DIe5K4\\\/UL9Qjvhw2kI\\\/AAAAAAAAAvk\\\/pXdZ5G90gro\\\/s200\\\/kode-etik-guru-indonesia.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/read\\\/kode-etik-guru-indonesia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kode Etik Guru Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/\",\"name\":\".::Pengetahuan adalah Ilmu::.\",\"description\":\"Sekedar Share Ilmu dan Informasi oleh Kang Rohma Rohmadi dan Mbak Septiana\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/51c9cdf8aa82d5eb7d2fe2aa9a9bfcbd\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Person\",\"Organization\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/51c9cdf8aa82d5eb7d2fe2aa9a9bfcbd\",\"name\":\"Kang Rohma Rohmadi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/KRR-Production-big.png\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/KRR-Production-big.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/KRR-Production-big.png\",\"width\":2000,\"height\":2000,\"caption\":\"Kang Rohma Rohmadi\"},\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\\\/web\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/KRR-Production-big.png\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/www.rohmadi.my.id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kode Etik Guru Indonesia : .:Pengetahuan adalah Ilmu:.","description":".:Pengetahuan adalah Ilmu:. : Kode Etik Guru Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kode Etik Guru Indonesia : .:Pengetahuan adalah Ilmu:.","og_description":".:Pengetahuan adalah Ilmu:. : Kode Etik Guru Indonesia","og_url":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/","og_site_name":".::Pengetahuan adalah Ilmu::.","article_published_time":"2012-12-05T22:50:00+00:00","article_modified_time":"2013-06-06T03:58:33+00:00","og_image":[{"url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-Sm5h6DIe5K4\/UL9Qjvhw2kI\/AAAAAAAAAvk\/pXdZ5G90gro\/s200\/kode-etik-guru-indonesia.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Kang Rohma Rohmadi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Kang Rohma Rohmadi","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/"},"author":{"name":"Kang Rohma Rohmadi","@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/#\/schema\/person\/51c9cdf8aa82d5eb7d2fe2aa9a9bfcbd"},"headline":"Kode Etik Guru Indonesia","datePublished":"2012-12-05T22:50:00+00:00","dateModified":"2013-06-06T03:58:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/"},"wordCount":2267,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/#\/schema\/person\/51c9cdf8aa82d5eb7d2fe2aa9a9bfcbd"},"image":{"@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-Sm5h6DIe5K4\/UL9Qjvhw2kI\/AAAAAAAAAvk\/pXdZ5G90gro\/s200\/kode-etik-guru-indonesia.jpg","keywords":["Guru","Kode Etik","Pendidikan","PGRI"],"articleSection":["Pendidikan","Umum"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/","url":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/","name":"Kode Etik Guru Indonesia : .:Pengetahuan adalah Ilmu:.","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-Sm5h6DIe5K4\/UL9Qjvhw2kI\/AAAAAAAAAvk\/pXdZ5G90gro\/s200\/kode-etik-guru-indonesia.jpg","datePublished":"2012-12-05T22:50:00+00:00","dateModified":"2013-06-06T03:58:33+00:00","description":".:Pengetahuan adalah Ilmu:. : Kode Etik Guru Indonesia","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/#primaryimage","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-Sm5h6DIe5K4\/UL9Qjvhw2kI\/AAAAAAAAAvk\/pXdZ5G90gro\/s200\/kode-etik-guru-indonesia.jpg","contentUrl":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-Sm5h6DIe5K4\/UL9Qjvhw2kI\/AAAAAAAAAvk\/pXdZ5G90gro\/s200\/kode-etik-guru-indonesia.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/read\/kode-etik-guru-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kode Etik Guru Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/#website","url":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/","name":".::Pengetahuan adalah Ilmu::.","description":"Sekedar Share Ilmu dan Informasi oleh Kang Rohma Rohmadi dan Mbak Septiana","publisher":{"@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/#\/schema\/person\/51c9cdf8aa82d5eb7d2fe2aa9a9bfcbd"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Person","Organization"],"@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/#\/schema\/person\/51c9cdf8aa82d5eb7d2fe2aa9a9bfcbd","name":"Kang Rohma Rohmadi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/KRR-Production-big.png","url":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/KRR-Production-big.png","contentUrl":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/KRR-Production-big.png","width":2000,"height":2000,"caption":"Kang Rohma Rohmadi"},"logo":{"@id":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/KRR-Production-big.png"},"sameAs":["http:\/\/www.rohmadi.my.id"]}]}},"gt_translate_keys":[{"key":"link","format":"url"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":358,"href":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14\/revisions\/358"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rohmadi.my.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}